Pesan Sponsor
"Keluarga Indonesia, Internet ada sumber ilmu pengetahuan tapi juga mengandung pornografi dan hal-hal negatif. Gunakan Internet secara Bijak dan Sehat."
Itulan pesan dari Menkominfo yang saya terima lewat ponsel tepat pukul 12:36:17 tanggal 24 Mei 2006. Saya tidak tau kenapa dapat pesan ini, dan setelah tanya beberapa teman, ternyata tidak semua mendapat info lewat SMS yang menurut saya sudah masuk kategori spamming, meski informasi yang diberikan memang benar.
Ekspresi saya saat dapat pesan itu hanya senyum kecil saja, mungkin Menkominfo bermasuk baik, memeri pesan bahwa silakan gunakan internet dengan besar, meski tidak selama ini pemerintah menueurt saya tidak terlalu maksimal untuk memasyarakatkan dunia internet di Indonesia. Masyarakat sepertinya belajar internet sendiri, lalu tiba-tiba diajari oleh Menkominfo untuk menggunakan internte dengan Bijak dan Sehat. Penggunaan kata Bijak dan Sehat juga sepertinya tidak beda jauh dengan kata pilihan pejabat selama ini, yang mengesankan bahwa mereka memang orang yang paling bijaksana, dan tidak pernah salah dalam setiap kata dan petuahnya.
Padahal, di dunia internet sendiri di Indonesia termasuk barang langka dan mahal. Selain tidak merata, karena lebih 90 persen hanya di kota-kota besar saja, biayanya juga sangat mahal. Mahalnya biaya internet di Indonesia tidak lebpas dari kebijakan pemerintah sendiri yang membuat harga koneksi internet menjadi mahal.
Bagimana tidak mahal, biaya koneksi internet di Indonesia dengan akses yang sangat lama ini tarifnya bisa lebih mahal dari yang sudah diterapkan di negara-negara maju.
Karena itu, saya memang akan berinternet dengan sehat, terutama kalau akses dari rumah Pak Menteri biar kantor saya tetap sehat. :)
Itulan pesan dari Menkominfo yang saya terima lewat ponsel tepat pukul 12:36:17 tanggal 24 Mei 2006. Saya tidak tau kenapa dapat pesan ini, dan setelah tanya beberapa teman, ternyata tidak semua mendapat info lewat SMS yang menurut saya sudah masuk kategori spamming, meski informasi yang diberikan memang benar.
Ekspresi saya saat dapat pesan itu hanya senyum kecil saja, mungkin Menkominfo bermasuk baik, memeri pesan bahwa silakan gunakan internet dengan besar, meski tidak selama ini pemerintah menueurt saya tidak terlalu maksimal untuk memasyarakatkan dunia internet di Indonesia. Masyarakat sepertinya belajar internet sendiri, lalu tiba-tiba diajari oleh Menkominfo untuk menggunakan internte dengan Bijak dan Sehat. Penggunaan kata Bijak dan Sehat juga sepertinya tidak beda jauh dengan kata pilihan pejabat selama ini, yang mengesankan bahwa mereka memang orang yang paling bijaksana, dan tidak pernah salah dalam setiap kata dan petuahnya.
Padahal, di dunia internet sendiri di Indonesia termasuk barang langka dan mahal. Selain tidak merata, karena lebih 90 persen hanya di kota-kota besar saja, biayanya juga sangat mahal. Mahalnya biaya internet di Indonesia tidak lebpas dari kebijakan pemerintah sendiri yang membuat harga koneksi internet menjadi mahal.
Bagimana tidak mahal, biaya koneksi internet di Indonesia dengan akses yang sangat lama ini tarifnya bisa lebih mahal dari yang sudah diterapkan di negara-negara maju.
Karena itu, saya memang akan berinternet dengan sehat, terutama kalau akses dari rumah Pak Menteri biar kantor saya tetap sehat. :)

0 Comments:
Post a Comment
<< Home