sekedar klangenan menulis

Memang nggak bermaksud serius. Renggangkan otot, biar bicara enak, kalau bisa mudah didengar dan ada yang mendengar. Seperti balsen, mudah-mudahan bisa sedikit meringankan penyakit ringan, mulai pening, masuk angin, atau ngantuk.

Tuesday, October 03, 2006

Sabar

Hari ini, genap 10 hari umat Islam di dunia menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Puasa, atau shaum dalam bahasa Arab secara etimologis berati menahan diri, baik dari godaan makan, minum, marah, syahwat, atau dorongan lain yang bisa membuat ibadah, yang merupakan ibadah wajib bagi umat Islam ini menjadi batal. Ramadhan, dalam kalender Islam merupakan bulan yang penuh berkah, begitu para kyai, ustad, tuan guru, atau buya sering menyampaikan petuahnya kepada kita, umat muslim.

Menahan diri yang menjadi esensi puasa ini mengandung makna sangat ekstra besar. Salah satu esensinya ialah melatih kit aberbuat sabar. Sifat sabar saat ini seperti menjadi barang langka di lingkungan kita. Kalau membaca koran atau menonton televisi, manusia sepertinya sudah lupa degnan sifat sabar dan lebih benyak mengedepankan emosi, hasrat, nafsu, atau ambisi yang berdegub sampai tidak lagi mengenal sifat sabar tersebut.

Membayangkan bila kita semua tidak cukup pemarah dan selalu bersabar, sepertinya begitu indah hidup kita. Kita bisa sedikit bersabar di jalan raya, sehingga tidak perlu saling serobot di tengah kemacetan, atau tetap bersabar dikala kita berbeda pendapat, mulai urusan agama, status, ekonomi, politik, atau apalah yang membuat kita kehilangan kendali atas kesabaran.

Memanng besar untuk melaksanakan kesabaran itu, bahkan dengan tidak sadar kita sering melabrak dinding kesabaran karena urusan kecil, seperti koneksi internet lambat, teman atau yang kita anggap terlalu lamban yang membuat kita jadi tidak sabar, atau urusan kecil lain yang secara tidak sengaja telah merampas kesabaran yang kita miliki.

Seperti banyak hal yang membuat kita secara tiba-tiba kehilangan kendali kesabaran itu. Momentun bulan puasa seperti sekarang, seperti mengungkit kembali makna dari kesabaran. Bahkan, maski hanya sebuah canda, sering teman, kakak, adik atau siapa dengan gaya khasnya bilang “sabar dong, kan lagi puasa.”

Yah, kesabaran memang seharusnya kita miliki, tidak perduli apa bulannya. Tapi susah sih:)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home