Sudah Lebih Setahun Ternyata
Tak terasa ini blog, yang sangat tidak aktif sudah berusia lebih setahun. Dan cuma sedikit tulisan yang semapt nongol, yang rata-rata berisi emosional, terus lucunya dumana yah?
Tak taulah, memang ini bukan bermaksu melucu. Ada temen komentar kalau ini blog malah terlalu serius banget. Yah sudahlah, padahal ini blog semoga bisa jadi balsem, yang bisa ngobati masuk angin, pusing kepala eh salah kepala pusing, atau sekedar pegal-pegal seperti balsem. Tapi, ternyata untuk nulisnya juga butuh belsem, soalnay tidak bersemangat sekali. Tapi semoga ke depan bisa lancar lagi nulisnya.
Nama ini memang terinspirasi dari judul kumpulan pusi dari KH Mustofa Bisri yang diberi nama Puisi-Puisi Balsem, yang kata Gus Mus, begitu ulama asal Rembang, Jawa Tengah ini biasa disebut, agar bisa jadi seperti balsem yang bisa sedikit mengobati sakit perut, masuk angin dan sakit-sakit ringan lain.
Karena hanya berusaha mengobati sakit ringan, tentu tidak akan bisa mengobati sakit kronis, seperti korupsi misalnya, yang sudah menjadi kanker di negeri ini, sehingga sulit diobati, meski bukan berarti tidak bisa diobati. Cuma beleum ketemu obatnya saja, atau obatnya sudah ada tetapi tidak mau makan obatnya. Jadi, sembuhnya kapan?
Ah, tentu itu sudah ada yang mengurus memberantasnya, bisa Pak Presien, atau Pak Polisi, Pak Jaksa, Pak Hakim, Pak Pengusaha, atau bahkan Anda dan kita semuanya. Iya ngga? Ya ya ya ....Tak taulah....
Tak taulah, memang ini bukan bermaksu melucu. Ada temen komentar kalau ini blog malah terlalu serius banget. Yah sudahlah, padahal ini blog semoga bisa jadi balsem, yang bisa ngobati masuk angin, pusing kepala eh salah kepala pusing, atau sekedar pegal-pegal seperti balsem. Tapi, ternyata untuk nulisnya juga butuh belsem, soalnay tidak bersemangat sekali. Tapi semoga ke depan bisa lancar lagi nulisnya.
Nama ini memang terinspirasi dari judul kumpulan pusi dari KH Mustofa Bisri yang diberi nama Puisi-Puisi Balsem, yang kata Gus Mus, begitu ulama asal Rembang, Jawa Tengah ini biasa disebut, agar bisa jadi seperti balsem yang bisa sedikit mengobati sakit perut, masuk angin dan sakit-sakit ringan lain.
Karena hanya berusaha mengobati sakit ringan, tentu tidak akan bisa mengobati sakit kronis, seperti korupsi misalnya, yang sudah menjadi kanker di negeri ini, sehingga sulit diobati, meski bukan berarti tidak bisa diobati. Cuma beleum ketemu obatnya saja, atau obatnya sudah ada tetapi tidak mau makan obatnya. Jadi, sembuhnya kapan?
Ah, tentu itu sudah ada yang mengurus memberantasnya, bisa Pak Presien, atau Pak Polisi, Pak Jaksa, Pak Hakim, Pak Pengusaha, atau bahkan Anda dan kita semuanya. Iya ngga? Ya ya ya ....Tak taulah....

0 Comments:
Post a Comment
<< Home