Tukang Kutip
Bangsa yang suka mengurangi takaran dan ukuran bakal memiliki pemimpin yang tidak jujur, suka korup, dan membuat rakyatnya hidup sengsara. Demikian salah satu petikan khutbah yang disampaikan khotib, pada suatau Jumat di Masjid yang masih berada dalam sebuah komplek perkantoran di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Soal kutip-mengutip, atau mengurangi ukuran, takaran, jumlah bahkan kualitas sepertinay sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari pelaku bisnis kita. Kita sering pusing dengan tagihan listrik atau air yang naik tiba-tiba. Atau kalau kita naik taksi suka pusing dan ngedumel karena merasa argo meternya berjalan terlalu cepat. Bahkan teknologi yang mutakhir, juga tidak lepas dari pencurian itu, misalnya soal koneksi, apa itu telepon atau internet yang benar-benar tidak sesuai yang dijual.
Pengurangan dari ukuran sepertinya duah menjadi bagian dalam kehidupan kita. Dan dengan sadar atau tidak, kita juga menikmati serta mengalami kecurangan itu dalam kehidupan sehari-hari. Karena saya bekerja dalam dunia teknilogi informasi alias IT, hampir tiap hari saya bekerja yang membutuhkan koneksi internet. Nah, di sini saya merasakan ada pengurangan itu. Beberaa kali saya merasakan koneksi internet yang terasa sangat lamban, dan ternyata memang ada pengurangan bandwidth yah, kecurangan memang ada di semua lini.
Jadi, mengutip kata khotib tadi, bisa kita merasakan peminpin kita saat ini tidak pernah memperhatikan rakyat, dan hanya mencari keuntungan sendiri, tidak salah kalau kita tanykan kembali pada diri kita. Apakah kita sudah berlaku jujur dalam kehidupan sehari-hari?
Bila tidak, kapankah kita akan mengakhirinya? Kalau memang belum, setidaknya kapan kita mencoba mengakhirinya. Bila memang tidak bisa, bearti kita memang tidak mau mengubah kehidupan yang lebih baik. Dan kita akan dengan tenang, bahkan cukup mafhum, bila menengar pemimpin-pemimpin kita yang sibuk mencari kekuasaan, bahkan di saat rakyatnya menderita pun tetap mereka manfaatkan untuk mencari keuntungan, yah segala keuntungan yang bisa mereka peroleh, apakah kekuasaan, popularitas, atau bahkan uang!
Ampun, Tuhan, semoga saya termasuk salah satu orang yang jujur, dan bukan bagian dari mereka yang suka mengurangi ukuran, takaran, meteran, sampai bandwidth.
Soal kutip-mengutip, atau mengurangi ukuran, takaran, jumlah bahkan kualitas sepertinay sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari pelaku bisnis kita. Kita sering pusing dengan tagihan listrik atau air yang naik tiba-tiba. Atau kalau kita naik taksi suka pusing dan ngedumel karena merasa argo meternya berjalan terlalu cepat. Bahkan teknologi yang mutakhir, juga tidak lepas dari pencurian itu, misalnya soal koneksi, apa itu telepon atau internet yang benar-benar tidak sesuai yang dijual.
Pengurangan dari ukuran sepertinya duah menjadi bagian dalam kehidupan kita. Dan dengan sadar atau tidak, kita juga menikmati serta mengalami kecurangan itu dalam kehidupan sehari-hari. Karena saya bekerja dalam dunia teknilogi informasi alias IT, hampir tiap hari saya bekerja yang membutuhkan koneksi internet. Nah, di sini saya merasakan ada pengurangan itu. Beberaa kali saya merasakan koneksi internet yang terasa sangat lamban, dan ternyata memang ada pengurangan bandwidth yah, kecurangan memang ada di semua lini.
Jadi, mengutip kata khotib tadi, bisa kita merasakan peminpin kita saat ini tidak pernah memperhatikan rakyat, dan hanya mencari keuntungan sendiri, tidak salah kalau kita tanykan kembali pada diri kita. Apakah kita sudah berlaku jujur dalam kehidupan sehari-hari?
Bila tidak, kapankah kita akan mengakhirinya? Kalau memang belum, setidaknya kapan kita mencoba mengakhirinya. Bila memang tidak bisa, bearti kita memang tidak mau mengubah kehidupan yang lebih baik. Dan kita akan dengan tenang, bahkan cukup mafhum, bila menengar pemimpin-pemimpin kita yang sibuk mencari kekuasaan, bahkan di saat rakyatnya menderita pun tetap mereka manfaatkan untuk mencari keuntungan, yah segala keuntungan yang bisa mereka peroleh, apakah kekuasaan, popularitas, atau bahkan uang!
Ampun, Tuhan, semoga saya termasuk salah satu orang yang jujur, dan bukan bagian dari mereka yang suka mengurangi ukuran, takaran, meteran, sampai bandwidth.
